Cerita • Perjalanan • Puisi

Puisi Unik untuk Istri: Teruntuk Istriku Tersayang (Menyentuh Hati)

Menjalani bahtera rumah tangga tentu penuh dengan dinamika. Terinspirasi dari indahnya komitmen pernikahan dan lirik-lirik lagu bermakna mendalam dari Raim Laode hingga band Wali, puisi romantis ini ditulis sebagai ungkapan rasa cinta seorang suami kepada belahan jiwanya.

Berikut adalah bait-bait sajak penuh makna tentang perjuangan, kesetiaan, dan cinta sampai mati yang dipersembahkan khusus untuk sang istri tercinta.


Aku setuju dengan Raim
“Kau terlalu indah dari sekadar kata”
Tak ada kata indah lain
Untuk dapat kuungkap rasa

Aku setuju dengan Marcell
“Kau tak akan terganti”
Aku hanya tak ingin pamer
Hanya kau yang selalu di hati

Bersama jalankan bahtera rumah tangga
Tentu tak mudah kadang ombak besar menerpa
Kekuatannya ada pada kita yang bertindak sebagai nakhoda
Jangan bahtera terombang-ambing tanpa arah

Aku setuju dengan Ustadz Khalid
“Kita adalah pegawainya Allah”
Tapi tak setuju dengan Walid
Yang permainkan agama Allah

Percayalah sayang, masalah pasti akan datang
Sama berjuang, menyerah itu hal pantang
Selalu ingat bahwa Allah selalu sayang
Kepada hamba-Nya yang ingat jalan pulang

Aku setuju dengan Wali
“Akan menjagamu di bangun dan tidurmu”
Tak ingin jatuh dari
Kamu, dan akan selalu merindumu

Tak tunggu sempurna, kita saling melengkapi
Tak akan percuma, jika saling mencintai
Semua kan berguna, pengalaman berarti
Kita kan menua, tetap cinta sampai mati

Teruntuk Istriku Tersayang
Tenayan Raya, 18 Mei 2025


Puisi ini terinspirasi dari potongan karya-karya hebat yang mewarnai perjalanan rasa penulis, mulai dari lagu "Komang" milik Raim Laode, lagu "Takkan Terganti" dari Marcell Siahaan, pesan sejuk Ustadz Khalid Basalamah, hingga lagu legendaris dari Wali Band.

Komentar

Posting Komentar