Cerita • Perjalanan • Puisi

Kapan Wisuda Blank? Perjuangan 13 Semester Meraih Gelar Sarjana Komputer

Ahad, 20 Januari 2019

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Pertanyaan sakral yang selama ini terus berdengung di telinga, "Kapan wisuda, Blank?", akhirnya kini bisa kujawab dengan senyuman lega. Tepat pada tanggal 15 Desember 2018 kemarin, aku resmi mengakhiri masa penantian tersebut di panggung wisuda. Jadi, jika dihitung-hitung saat catatan ini ditulis, perjalananku sudah memasuki bulan kedua pasca menyandang gelar sarjana.

Setelah melalui perjuangan berliku selama tiga belas semester, akhirnya aku wisuda juga. Sebetulnya masa kuliah aktifku selesai di dua belas semester. Namun, karena keterbatasan waktu dan tidak terkejar olehku jadwal pendaftaran ujian komprehensif saat masa libur panjang kemarin, aku terpaksa harus membayar administrasi lagi khusus untuk mengamankan semester tiga belas tersebut.

Namun segala lelah itu terbayar tuntas. Akhirnya aku bisa merasakan apa yang telah teman-teman seangkatanku rasakan 1,5 atau 2 tahun yang lalu. Mulai dari mengurus berkas undangan resmi untuk orang tua, mengikuti prosesi yudisium yang khidmat, hingga momen ikonik saat jambul topi toga dipindah-pindahkan dari kiri ke kanan oleh rektor.

Aku juga menikmati keseruan sesi foto bersama dosen-dosen yang selama ini membimbingku, momen ditarik-tarik oleh adik junior buat sekadar foto bareng, hingga sesi foto keluarga formal di studio. Rasanya campur aduk; dikasih buket bunga, dihujani ucapan selamat, hingga dicari-cari oleh Uda jo Uni fotografer keliling yang menawarkan jasanya di sekitar area gedung. Akhirnya kurasakan semuanya! Sensasi bahagia berpadu dengan pusing, ditambah pakaian baju toga itu rasanya sangat hangat, sementara cuaca siang hari itu matahari sedang terik-teriknya.

Silaturahmi Keluarga ke Sekretariat Wanapalhi Tercinta

Setelah seluruh rangkaian prosesi wisuda selesai dan ditutup dengan agenda makan siang bersama, aku langsung mengajak seluruh keluargaku berkunjung ke Sekretariat Wanapalhi tercinta. Jauh-jauh hari sebelum hari-H wisuda, aku memang sudah menitipkan pesan ke kawan-kawan pengurus bahwa aku ingin membuat acara syukuran kecil-kecilan saja di sekre.

Agenda ini ya hitung-hitung sebagai ajang perpisahan manis dengan kawan-kawan seperjuangan di Wanapalhi yang telah menemaniku tumbuh selama masa kuliah. Di sana, aku memperkenalkan keluargaku ke lingkungan Wanapalhi, dan sebaliknya, memperkenalkan dunia Wanapalhi ke tengah-keluargaku. Pertemuan hangat itu kemudian kami abadikan dalam dokumentasi foto bersama berikut ini.

Salam sukses dan salam lestari,
Blank

Komentar

Posting Komentar