Sebuah Anugrah atau Kutukan

18 Desember 2015
Bicara tentang teknologi, seketika lamunanku flashback 10 tahun kebelakang, yaitu ke tahun 2005, pada saat itu umurku baru 11 tahun dan masih duduk di kelas 5 SD (Sekolah Dasar). Teknologi yang beredar pada saat itu HP (Handphone) Ericsson dan Nokia yang mana tampilannya masih Monochrome yang layarnya hitam putih atau kuning biasanya, guna HP pada saat itu masih untuk teleponan dan SMS, untuk game yang aku kenal masih "Space Impact" dan "Snake II" entah kapan keluarnya "Snake I", untuk signalnya pun masih menggunakan bantuan antenna radio, dengan cara mengikat HP tersebut dengan kawat dan kawat tersebut diikat tinggi di antenna tiang radio. Komputerpun pada saat itu masih komputer tabung SO (Sistem Operasi) yang digunakan yaitu "Windows Millenium Edition" yang dikenal dengan "Windows ME" dan gamenya pun game bawaan seperti "Minesweeper, Spider, Solitaire dan lainnya", game install-an yang aku mainkan saat itu "Virtual Cop 2" inipun aku heran kapan keluar "Virtual Cop 1".
Terus untuk game station yang terkenal baru Nintendo dan V-Com, aku kenal PlayStation kelas 1 SMP.

Perkembangan teknologi sangat cepat dan membawa banyak manfaat, salah satunya bisa memudahkan pekerjaan kita, banyak menghemat waktu, tenaga dan biaya. Akan tetapi dibalik banyaknya manfaat yang dibawa, tidak bisa dipungkiri perkembangan teknologi juga mempunyai dampak buruk, yaitu dengan berubahnya budaya dan kebiasaan manusia.
Banyaknya Media Sosial yang bermunculan membuat kehidupan bersosial masyarakat menjadi terganggu, orang orang lebih cenderung memainkan gadgetnya daripada berinteraksi dengan masyarakat ataupun lingkungan sekitar, budaya itulah yang kemudian diteruskan oleh pemuda zaman sekarang.

Sekarang sikap kita untuk pandai pandai dalam memanfaatkan teknologi tersebut, jangan sampai terlena oleh kecanggihan teknologi sehingga kita lupa bahwa kita makhluk sosial.

Nah tentang pertanyaan yang aku utarakan dijudul teknologi itu sebuah anugrah atau kutukan? Aku menjawabnya tergantung cara kita menyikapinya, jika bijak itu adalah sebuah anugrah, tapi jika kita terbuai oleh kecanggihan teknologi itu bisa menjadi musibah bagi kita.

By Blank

2 comments: