Belajar Bertani

Kamis 6 Januari 2022

Kita telah berada di awal tahun 2022, dengan banyak harapan dan target yang akan dicapai ditahun ini. Aku memulai awal tahun dengan langkah kecil, yaitu belajar untuk menjadi petani bawang. 

Tepat ditanggal 30 Desember kemaren aku mulai memantapkan niat untuk mencoba menanam bawang merah. Jadi ceritanya begini, di pertengahan bulan Desember kemarin, istriku membiarkan bawang merah yang telah dikupasnya terletak begitu saja didalam kulkas yang suhunya bisa terbilang lembab.Rencananya bawang itu akan digunakan untuk masak, tapi karena beberapa hal, beberapa bawang tidak sempat terpakai, sehingga ia terbiarkan lama didalam kulkas sehingga tumbuhlah tunas. "Nah, tanamlah bang dah tumbuh tunas" candanya padaku, tapi aku tak menganggap itu bercanda, aku menaruhnya didalam polybag bekas penghuni kontrakan rumah kami yang lama, polybag itu lama tidak ada terpakai, tapi tanahnya masih ada.

Aku taruh beberapa bawang yang sudah bertunas tersebut, jumlahnya kurang lebih 8 tunas bawang, alhasil diakhir Desember aku iseng untuk melihat tanaman bawang tersebut, aku melihat beberapa yang tumbuh, aku tiba - tiba merasa senang, dan aku jadi tertarik untuk menanam bawang, tanpa fikir panjang, sore itu kebetulan juga kami sedang libur semester ganjil, aku membeli beberapa bawang aku lupa pastinya, tapi kurasa aku membeli seperempat bawang.

Tidak hanya itu aku juga membeli beberapa polybag baru yang lebih kecil daripada polybag yang telah ada sebelumnya. Aku menonton beberapa panduan dari Youtube untuk dapat penjelasan lebih dari cara menanam bawang merah yang baik dan benar, dan ternyata mudah cara menanam bawang, aku juga memanfaatkan botol plastik bekas untuk media tanam.

Untuk awal awal aku hanya ingin bereksperimen dengan tanah yang berada disekitar rumah kontrakanku, aku menggunakan tanah bekas bakaran sampahku untuk percobaan awal, dapat sekitar 7 polybag dan 4 botol plastik, selain bawang aku juga menanam cabe yang mana ini tidak niat ditanam, tapi sepertinya tumbuh dibelakang rumahku, sepertinya sisa dari sampah rumah tangga kami yang tumbuh sendiri, langsung kuselamatkan di pot, akhirnya tumbuh dengan baik.

Harapanku tanaman ini tumbuh subur, dan dapat menghasilkan, sehingga aku dan istri tidak perlu lagi membeli bawang kepasar, dan jika hasilnya baik atau memuaskan aku akan coba tanam lebih banyak, siapa tahu bisa dijual dipasar.

Berikut kusertakan dokumentasi tanamanku.

Ini tanaman bawangku, pada tanggal 30 Desember 2021

Ini menggunakan media tanam botol plastik

Kuatur tanamannya seperti ini, aku takut mengaturnya terlalu dekat takut tak tumbuh

Yang ini kutanam 3 sekaligus, namanya juga eksperimen


Ini bawang yang kutanam di awal Desember 2021. Inilah awal yang membuatku tertarik untuk menanam.



Ini tanaman cabe yang tidak sengaja tumbuh dibelakang rumah, langsung kuselamatkan di polybag

Ini juga tanaman cabe

Ini cabe yang sudah ada semenjak awal kami pindah ke kontrakan yang sekarang

Ini bawangku yang berumur sepekan

Beberapa hasilnya berbeda, ada yang sudah bertunas ada juga yang belum

Yang ini baru 1 yang telah bertunas

Yang dibotol plastik sepertinya tumbuhnya agak lambat

Ini bonus,istriku melihat aku sedang semangat menanam, jadi dia kasi kangkung yang kami masak, untuk aku tanam.

Semoga semangat menanam ini tidak hanya hangat diawal, tapi aku bisa konsisten dan mendapatkan hasil yang terbaik.


By Blank

2 comments: